Kamis, 10 Desember 2009

Paha lele segede apa coba?

Mas mas pecel lele : Jadi yang Ayam siapa aja nih?
Beberapa teman gue : (tunjuk tangan)
Mas mas pecel lele : Kalo yang lele siapa aja?
Gue dan beberapa teman gue : (tunjuk tangan)
Mas mas pecel lele : Yang mau paha siapa?
Gue : Saya mas!

(kebiasaan mesen ayam paha)

Minggu, 06 Desember 2009

Another surprise :D








Thanks to Nissia Ananda, Fatimah Dina, Eva Yuli Andari dan Ria Aryani Hayuningtias yang sudah berbaik hati mau nyamper saya ke Bandung demi mengucapkan selamat dan memberikan surprise yg sangat sweet ini :D terimakasih juga Centya Octavia, Medista rahmana putra, Reza Armerynaldo, Emil Zola, Ridho Pang, Alifah Dina, dan juga Sona Tristania tentunya yang juga sudah rela melewatkan waktu uang dan tenaga untuk meramaikan Nanny's pavilliun :D Oh I really love you guys :)))) thanks for everything!

foto kredit untuk Nissia Ananda

Sabtu, 05 Desember 2009

Memperbaiki kedangkalan

Oke, gue tau, gue berumur 18 tahun baru beberapa hari saja. Mau dikategorikan sebagai orang dewasa pun, tingkat kedalaman (otak dan hati) gue masih dipertanyakan. (sehari-hari pikiran saya mudah sekali diukur kedalamannya alias dangkal, lol. Ini candaan gue dan teman-teman, pikiran dan hati dangkal, lol.). jadi maafin gue kalo tiba-tiba tulisan ini memang terkesan dangkal, karena sesungguhnya, pengalaman saya tidak banyak, jadi saya belum banyak tau.

Baiklah, mari tes kedalaman hati gue. Kali ini gue akan coba berbicara tentang cinta, yang mulai merasa menyesal telah membaca prolog tulisan ini, monggo minggat ke lapak lain, hehe.

Nah jadi apa sebenernya cinta itu? Seperti yang udah gue bilang, gue ini kurang pengalaman. Umur 18 juga baru beberapa hari. Jadi gue emang belum paham betul sama arti kata ini.

Ketika gue melihat lelaki ganteng, hati rasa senang (oke dangkalnya mulai keluar). Tadinya mungkin gue lagi fokus sama suatu hal, tapi begitu liat lelaki ganteng, langsung ter-distract (ha-ha) . Apa itu cinta? Kalo menurut gue, bukan.

Ketika gue diperlakukan istimewa oleh seorang lelaki, gue senang. Gue merasa masih ada yang care sama gue. Gue merasa masih ada yang memperhatikan gue. Apa itu cinta? Hmm masih bukan deh kayaknya ya.

Ketika gue dipuji oleh seorang lelaki, gue senang. Gue merasa masih ada yang melihat suatu kelebihan dari diri gue. Masih ada yang melihat gue secara spesial. Apa itu cinta? Gue rasa juga bukan.

Tapi ada saat ketika ada seorang lelaki yang tidak melakukan apa-apa ke gue, bahkan terlihat mempesona pun tidak, namun tiba-tiba gue merasa ada yang menonjok perut gue. Pertama rasanya sakit, tapi sakitnya berubah jadi perasaan aneh yang berkumpul di ulu hati lalu tiba-tiba sakitnya seperti memuai dan mengembang ke seluruh perut, dan entah kenapa sekonyong-konyong jantung gue seperti terpacu adrenalin tinggi, dan entah kenapa gue merasa enak. Perasaan enak ini bikin nagih, dan gue terus-terusan pengen ngerasain lagi, dan setiap berhasil merasakan perasaan tadi, gue tersenyum. Senyum yang bisa gue rasain dari hati. (merasa gue mulai dalam? Lol.)

Yang itu yang namanya cinta? Mungkin.
Ada saat ketika seorang lelaki berdiri di dekat gue, gue merasa kaku. Ketika dia duduk di sebelah gue, rasanya seperti persendian tubuh gue tidak bekerja dengan baik, sehingga kalo orang liat gue, dia bakal merasa ada yang salah dengan gesture tubuh gue. Ketika dia bicara sama gue, gue kehabisan kata-kata, nggak seperti biasanya. Ketika pandangan mata dia bertemu dengan pandangan mata gue, seperti ada yang menohok rusuk gue sehingga gue kaget dan langsung membuang pandangan gue ke arah lain. Rasanya wajah gue seperti memanas, lalu juga pandangan gue jadi tidak fokus. Aneh, tiba-tiba gue menjadi kikuk.

Yang itu tadi namanya cinta bukan? Mungkin.

Lalu ada juga saat ketika gue melihat seorang lelaki, dia sedang ngobrol akrab dengan seorang perempuan lain, juga saat gue melihat wall facebook berisi pesan akrab dari perempuan lain, juga saat dia sumringah ketika menyebut nama perempuan lain. Entah kenapa syaraf wajah gue rasanya mengerut dan saling menarik sehingga bikin wajah gue berubah ekspresi. Ekspresi yang bukan enak untuk dilihat. Juga, rasanya seperti ada yang menonjok perut gue, tapi bedanya, rasa sakitnya rasanya seperti menggumpal dan justru menekan saluran pernafasan sehingga gue jadi sedikit kesulitan bernafas. Lalu gue akan menarik nafas panjang, dan mencoba tersenyum.

Kalo yang itu? Apa namanya? Cinta? Mungkin.

Jujur aja, gue emang sedikit sekali pengalaman tentang cinta-cintaan. Karena, hmm, masalah percintaan saya jarang ada yang mulus, ha-ha, curhat. Kalo disuruh menyimpulkan cinta itu apa? Hmm, gue juga tidak bisa sepertinya. Tapi lewat beberapa keadaan yang gue jabarkan tadi, MUNGKIN, anda pembaca, bisa sedikit menangkap maksud gue. Yang saya jabarkan tadi memang bukan definisi cinta itu apa. Tapi MUNGKIN yang saya jabarkan tadi adalah beberapa gejala-gejalanya :p

Jadi dengan tulisan ini apakah bisa sedikit memperdalam sedikit kedangkalan gue? Hehe.

Cheers!

SYUKWIS LFM











dresscode : Fairy Tale
date : December 4th 2009
place : Sekre LFM


saya jadi ceinderela belum cantik alias upik abu :D

Kamis, 03 Desember 2009

Being 18 :D







So people, saya sudah berumur 18 tahun sekarang. Terimakasih kepada semua yang turut meramaikan keceriaan hari ulang tahun saya hahaha. terimakasih Elsa Citte fedriz yunica Ilham Centong dan semua kawan FTI B dan kawan LFM :)) terimakasih juga kepada semua yg sudah mau merelakan pulsa untuk sms dan juga yg merelakan waktu di twitter facebook dan plurk untuk sekedar mengucapkan selamat, terimakasih yaaaaaa :))

foto dari Mutia Purnama Batubara FTI B, terimakasih mut :)

Kamis, 26 November 2009

Saya tidak mau galau lagi (karena masalah ini)

Gue udah pernah mengalami hal yang jauh lebih parah dari ini, dan gue bisa tetap hidup. jadi kalo gue kebanyakan galau cuma gara-gara ini, namanya cemen. Gue udah pernah merasakan hal yang lebih sakit dari pada ini, dan sampai hari ini gue masih bisa tersenyum kalau mengingat rasa sakit itu. jadi kalo gue kebanyakan nangis gara-gara masalah ini, namanya gue cengeng keterlaluan.

Malam ini gue belajar satu hal penting lagi,

Ketika lo merasa sangat down, ketika lo merasa sangat sedih, ketika lo merasa sangat sakit, coba inget-inget lagi, dulu apakah pernah lo mengalami hal yang lebih parah dari ini? kalo pernah, toh lo skrg masih tetap hidup, jadi ya jalani saja dengan lapang dada. semua pasti berlalu.

yah kalo belum pernah separah ini, inget lagi, suatu hari setelah masalah ini lewat lo akan jadi lebih kuat saat menghadapi masalah lain yang lebih ringan.

gue inget nasehat dari temen gue, Rivky Rasjid, dan sepertinya akan gue inget terus sampe tua nanti;

"Segala sesuatu yang sakit tapi yang gak bikin lo mati akan membuat lo akan jadi lebih kuat"

saya sudah tidak mau galau lagi, mari kita lupakan yang terjadi akhir-akhir ini, buka lembaran baru lagi, tersenyum lagi, berjalan ringan lagi.

Selamat Iedul Adha ya by the way :)

Senin, 23 November 2009

WHERE ARE YOU? I'M KINDA MISSING YOU RIGHT NOW :(

So, how does it feel, growing old?



I'll be 18 next week. I don't know whether I have to be happy or not, cause you know, the 'grow old' thing really freaks me out. Being an adult is not really that bad, I know. but I still can't figure out how could I handle all the problems I'll meet like taking the right major for me, finishing college, looking for a job, having a family, etc. so people out there, how does it feel?

Sabtu, 21 November 2009

I miss you

Today I went to Sushi Tei and saw a girl (who's probably have the same age with me) having dinner with her mom. They look so happy and loving each other. Suddenly I miss my mom, really wanna call her at that time, but I can't. She's far away in Mekkah.

I remember her last text message :

"Ass, syg ini no telp mami sudah smp di jedah jam 8 pagi waktu jedah, doain mami ya, take care ya"

(sigh)

take care there, mom. I miss you

SAYA SUDAH MANTAP AKAN MEMILIH PRODI TEKNIK FISIKA

mohon doa nya agar lancar-lancar TPB-nya dan mudah-mudahan tidak labil lagi :)